Catatan Kecil - Yes I'm Ready For 2017





Tahun baru tinggal menunggu hari aja, gue bukan orang yang terlalu visioner banget. Yang saban setiap akhir tahun nyusun resolusi-resolusi. Target-target untuk kedepannya mau apa?? Sama seperti tahun lalu gue nggak berharap banyak. I just let it go, Biarkan semua berjalan semestinya. Karena sebaik-baiknya rencana, hanya milik Allah yang terbaik. Karena kadang manusia itu terlalu banyak berencana dan berencana menurut gue sama aja berharap.  

You know apa yang paling banyak menghancurkan manusia?? Yaitu harapan mereka sendiri, terlalu banyak berharap sehingga saat harapan atau rencananya tidak tercapai kita ngrasa kiamat. Ngrasa Allah nggak adil sama sekali sama kita, walaupun itu rasanya manusiawi, bahkan orang sebaik apapun imannya pernah ngrasain kecewa karena harapannya nggak terkabul atau sesuai rencana. Karena harapan itu pulalah yang kadang mengembangkan manusia menjadi manusia seutuhnya. Berharap lalu kecewa itu diibaratkan kena kenalpot. Bahkan orang yang nggak punya motorpun entah kenapa bisa knalpot (nggak usah murung gitu mblo, sampe ngliatin bekas luka knalpotnya gitu amat, tenang sekarang ada dermatiks ahahaha, aduh ngapa gua sering iklan sih?? Padahal dibayar mah kagak).

Harapan gue tahun lalu Alhamdulillah terkabul, gue percaya Allah pasti memberikan apa yang kita mau, tapi Dia Cuma nunggu waktu yang tepat aja buat ngasih hal itu. Contohnya tahun 2015 lalu, gue berharap banget bisa ketemu langsung sama Kurt Hugo Schnaider, seorang youtuber amerika yang kalau buat cover instrument  lagu bener-bener bikin melayang dan ngrasain ada jiwa yang benar-benar dia tuangkan saat membuatnya. Coba aja dengerin Cover Fix You atau Lay me down-nya itu sumpah Awesome banget. Dengan pilihan penyanyi-penyanyi youtuber yang nggak pernah salah dan selalu keren apapun yang dia buat. Ditambah lagi dia bener-bener humble banget, dan gue beruntung banget bisa ketemu langsung sama idola gue satu ini dan you know gue ketemu di H-2 ulang tahun gue. Dan gue menganggap itu adalah hadiah ulang tahun terbaik dari Allah buat gue.

Sebulan sebelumnya-pun Allah udah ngasih kejutan sama gue dengan mengizinkan gue ketemu sama mak Suri Dee Lestari di acara Tour Dee’s Coaching Clinic-nya. Padahal gue dulu nggak berharap terlalu banyak banget buat dapetin tiketnya. Entah berapa ratusan orang yang ikut acara yang saat itu buat ngresensi bukunya Dee, dan aku mah apa atuh?? Gue baru masuk ke dunia Dee kurang lebih setahn yang lalu saat gue bertemu buku ajaibnya yang petir dan itu open my mind banget. Dan sejak itu gue drunk in love with her, with her babies. Dan membangkitkan hobi menulis gue lagi yang terpenting. Beruntung banget gue bisa bertatap muka dengan dia secara langsung. Poto-poto pastinya plus tanda tangan ahahaha. Tapi yang terpenting ilmu dan semangat yang dia tularkan ke gue itu masih membekas banget sampai sekarang. Sekali lagi terima kasih Allah atas pertemuan dengan mak suri yang takan terlupakan ini.

Dan di penghujung dua ribu lima belas saat itu gue berharap bisa ketemu dengan orang-orang hebat lainnya. Dan Allah mengabulkannya dengan cepat, berawal dari Bang Syaiha dengan gerakan One Day One Post-nya dan sekarang bisa dikatakan menjadi sebuah komunitas kecil dan gue berharap bisa terus berkembang besar, karena memang ODOP ini sangat dibutuhkan untuk orang-orang diluar sana. Keluarga ODOP menjadi keluarga baru gue ditahun 2016 ini. Dan mereka benar-benar orang hebat menurut gue, dan gue bangga bisa bergabung didalamnya. Terima kasih atas kekeluargaannya yang hangat dan manis selama satu tahun ini dan semoga akan terus till the end. Dan pastinya bisa terus istiqomah menulis sampai bisa punya karya yang bisa dibanggakan. 

Dan tahun depan gue Cuma berharap bisa terus menulis apapun yang terjadi. Lulus kuliah tepat waktu dan di wisuda bulan September kalau bisa soalnya itu bulan kelahiran gue ahahaha. Dan pokoknya thanks for 2016 yang darinya gue banyak belajar dan menjadi lebih dewasa (In sya Allah). Now I’m Ready for 2017!!!


Comments

  1. Ikut seneng mimpi besarnya tercapai. Dan bahagia bisa jadi bagus dari keluarga odop

    ReplyDelete

Post a Comment