Movie review : Happy Death Day, selamat mati!



Malem minggu gue bela-belain dirumah aja(padahal emang setiap malming juga dirumah 😂😂‚), sampe tutup toko lebih awal buat nikmatin film ini. Dan menolak ajakan emak dan bapak ke festival cahaya yang diadain untuk merayakan ulang tahunnya itu(tapi entar malem gue mau kesana deng wkwkwk).

So lets start it, jadi film ini berkisah tentang Teresa alias Tree, yang terbangun dikamar asrama seorang anak laki-laki yang nggak dia kenal. Itu efek dia abis abok-abokan semalam, dan si cowok yang bernama Carter ini nolongin dia. Carter ini tipikal cowok baik-baik dan nerd alias cupu.

Berbeda dengan Tree cewek yang #gahoel dan terkenal dan menyebalkan. Dengan kepala pusing karena masih hangover dia bangun dari tidurnya, terus minta obat ke Carter. Then langsung pergi gitu aja dari kamar Carter.

Terus pada malam harinya, saat dia pengen ke tempat pesta. Tiba-tiba dia ketemu orang misterius, yang menggunakan topeng maskot sekolahnya. And then dia dibunuh oleh orang bertopeng itu.

Ajaibnya, Tree hidup lagi. Dia bangun di tempat yang sama seperti hari sebelumnya. Yuppp dia ngulang hari-hari dia saat hari kematian dia yang bertepatan dengan hari kelahirannya.

Film bertema Time Loop ini alias dimana adegan berulang yqng dialami pemeran utama, memang lumayan banyak macam The edge of tomorrow, The source code sampai Dr. Strange.

Bagi gue ini film bertema Time Loop terbaik. Balik ke si Tree, Carter pun memberi saran untuk Tree agar berusaha membuat list siapa saja orang-orang yang kira-kira punya motif untuk membunuhnya.

Mulai dari Daniella, ketua kelompok cewek-cewek elit yang diikuti Tree. Tim cowok yang pernah di kencaninnya, Greg dosennya yang sudah menikah tapi selingkuh denganya sampai istri Greg dan masih banyak lagi. Tapi dia nggak berhasil menemukan siapa pembunuhnya itu. Gue pun langsung mencurigai si Carter, bisa aja kan dia sakit hati.

Dan setiap dia bangun  dari kematiannya itu badan dia semakin lemah. Semacam ada bekas lukanya gitu kalau di rontgen.

Israel Broussard tampangnya polos banget ya kayak gue wkwkwwk
Then ada satu tersangka yang Tree yakin adalah pembunuhnya. Yaitu seorang buronan yang banyak membunuh perempuan di kotanya. Tapi dia sedang sakit di RS dan entah bagaimana dia kabur. Tree pun menyelidiki si pembunuh itu. Gue malah sempat berpikir yang ngbunuh si Tree adalah si Carter, siapa tahu kan tampang inncence-nya dia ternyata pembunuh.

Satu pelajaran yang Tree dapat setelah mati untuk ke 16 kalinya, yaitu dia bukan orang yang benar-benar baik. Dan dia sadar itu. Makanya dia pengen berubah.

Selain ceritanya yang mind blowing dan gak bisa ditebak ini, ada favorit gue banget yaitu pas lagi confidence @demilovato di puter sebagai soundtrack pas Tree nyari tahu siapa pembunuhnya.

Carter yang di perankan oleh Israel Broussard ini baru gue sadar, ternyata dia yang main di film For the boys i've loved before. Pantesan mukanya kayak nggak asing. Selama nonton gue bertanya-tanya, kayaknya gue kenal nih muke-mukenya . Untuk Tree yang diperankan oleh Jessica Rothe ini muke-mukenya mirip Britney Spears gitu. Dan Happy Death  Day tahun depan akan dibuat sekuelnya dengan judul Happy Death Day 2U, rencananya sih akan rilis 14 February 2019. Hmmmm (dibacanya jangan sambil nyanyi woy..) wait for it

#happydeathday #moviequotes #moviereviews #igers #movielovers #moviefreaks #instadaily #mswijaya #wijayarts #brandonmichaelhall #surajsharma #israelbrossard #horror #tjriller #timeloop #demilovato

Comments