Arisan Minggu ketiga



Tugas arisan minggu ini agak berat nih, apalagi kalau mereka minta gendong semua. Saya langsung mau melambaikan tangan ke kamera depan-nya Audrey (Kita selfie drey hihihi). Minggu ini semuanya perempuan. Mereka adalah Mbak Rina, Mbak Ulfa, Mbak Sri dan Mbak Leni.

Waw perempuan dengan keahlian menulis yang memukau dan punya ciri khas masing-masing. Langsung saja yang pertama ada Mbak Rina, yang selalu memukau dengan cerbung-cerbungnya yang keren-keren seperti Qumli Tuproq dan Bubuk Kopi. Tapi satu yang menjadi crri khas mbak Rani ini dan saya sangat menyukai itu, yaitu ia sering menyisipkan kata-kata asing yang menambah vocabularies saya. Jujur Mbak Rina ini selalu membuat saya keder, karena ada anggota ODOP lainnya yang mempunyai nama satu rima yaitu mbak Rani. 

Rina-Rani saya sering tertukar dengan mereka maafkan saya yah mbak, sama halnya seperti saya dan kang sae, yang selalu suka terbalik dimata para anggota odopers lainnya. Sayangnya mbak Rani sekarang sudah tidak di ODOP lagi, tapi saya harap bergabung atau tidak dengan ODOP tetap makin semangat ya untuk menulisnya, karena belajar bisa dimana saja. Tapi memang lebih enak belajar bersama-sama, jadi Mbak Rani cobalah Japri Bang Syaiha lagi agar diperbolehkan masuk ODOP kembali. Mbak Rina ini salah satu guru muda, yang saat ini sedang sibuk menghadapi akreditasi kalau nggak salah(dan masih dalam proses mencari insprasi untuk skripsi). Saya tahu bagaimana rasanya menyambut akreditasi itu. waktu itu rumah sakit tempat saya bekerja juga sedang menghadapi akreditasi internasional, jadinya kita rempong serempong-rempongnya. Semangat ya mbak Rina.

Kedua ada wong Tegal, mbak Ulfa namanya. Perempuan asal kota tegal ini saat ini sedang mencari pekerjaan dikota kelahirannya itu, setelah beberapa tahun kebelakang ini dia merantau ke planet Bekasi yang indah. Ciri khas mbak Ulfa ini ialah tulisannya selalu renyah ini selalau asik untuk dinikmati.Coba saja tengok tulisannya yang berjudul “Tuhan, aku Kangen Boleh?” pokoknya asik aja membaca tulisannya mbak Ulfa ini. Semangat Mbak Ulfa semoga mendapatkan kerjaan yang baik nanti.

Yang ketiga ada Mbak Sri, Beda orang beda pula tulisannya. Nah ciri khasnya Mbak Sri ini, melalui tulisan-tulisannya yang singkat tapi penuh dengan nasehat-nasehat hidup yang menyadarkanmu begitu saja. Kadang berupa belaian tapi terkadang pula seperti tamparan yang sangat menyakitkan. Kalau kata anak gaul mah “Lu mah kalo ngomongsuka bener”. I really like it mbak Sri.


Dan yang terakhir ada Leni, blognya yang dominan berwarna orange ini, tulisannya nggak kalah apik sama ketiga perempuan yang saya tuliskan diatas. Mbak Sri ini, kayaknya terlalu banyak piknik. Sehingga membuat diriku yang pikniknya setahun dua kali ini jadi ngiri. Coba mampir ke blognya mbak Leni yang banyak ulasan tempat-tempat keren kayak Curug atau kebun teh yang ada di medan. Saya sangat bertrimakasih sekali dengan para penulis yang menuliskan tempat-tempat yang indah. Walaupun belum pernah kesana, tapi alam imajinasi saya sudah sampai keujung dunia sekalipun berkat penulis-penulis macam mbak Leni ini. Sok tengok ke blogna Teteh Sri didiyeu.

Ok Last, akhirnya kelar juga tulisan untuk arisan minggu ini. Maafkan saya ya kalau kurang banyak ulasannya atau ada kesalahan.dan jangan lupa mampir ke blog mereka ya kawan-kawin. 

#SetiapHariMenulis #OneDayOnePost #ArisanODOP

Comments

  1. Mas Septi kok dirimu tau olos? Pernah makan tah? Ntr yaa kpn2 tak kirimin pake paket kilat ekspress

    ReplyDelete
  2. hahaha pernah, temen saya banyak yang dr tegal.asikk mu dibawain yeee..

    ReplyDelete
  3. pada ngomongin makanan, kok saya jadi laper.. :D

    ReplyDelete

Post a Comment