Catatan Kecil - Catatan Penulis Pemula part 1

Jadi penulis pemula bukanlah hal yang mudah. Termasuk saya sendiri ini. Banyak halau rintangan yang mendera.Apalagi background keluaraga pun nggak mendukung. Apalagi pendidikan yang hanya dapet pelajaran Bahasa indonesia sekenanya aja.

Harus mesti belajar ekstra dengan otodidak. Entah itu EBI-nyalah, cara pendeskripsian-nyalah atau apalah-apalah ya sudahlah.

Bergabung dengan salah satu grup kepenulisanlah satu-satunya menjadi suatu penyemangat tersendiri untuk terus belajar dan menulis.Menentukan sebuah grup kepenulisan yang berseliweran di dunia maya-pun harus selektif. Saya sendiri baru mulai aktif denïgan grup kepenulisan sejak akhir tahun 2015. 

Saat itu saya mengikuti salah satu fanspage DivaPress dan saat ada sebuah postingan saya memberikan komentar yang bernada menanyakan hal tentang grup kepenulisan. Dan ada salah satu wanita cantik yang namanya saya lupa, membalas komentar saya untuk menganjurkan ikut grup kepenulisan "KBM" yang digawangi oleh Bunda Asma Nadia dan suaminya, bapak Isa Alamsyah.
Tak perlu menunggu lama, segera saya mengetikan kata search di box kecil yang ada di pojok kiri halaman facebook.

Muncullah beberapa grup, dan saya pilih yang teratas. Saya benar-benar takjub dengan anggotanya yang mencapai 2000 lebih. Dan saat itu saya langsung merasa senang. Seperti ada berjuta kupu-kupu yang menyembur keluar dari dada saya. Tenyata bukan saya saja yang tertarik dengan dunia kepenulisan dan ada banyak jutaan mungkin di luar sana yang masih teraleniasi sendiri yang hanya bisa menulis setiap tulisanya dalam diary.

Ya saya jujur merasa seperti itu, di lingkungan saya yang notabennya jarang sekali yang tertarik dengan dunia penuh tulisan. Satu-dua hari belum di approve pula aku untuk gabung di dalam grup KBM tersebut. Harap-harap cemas tentu saja jangan-jangan kuota sudah melebihi sehingga tidak bisa menampung satu lagi alien untuk masuk ke dalam ufo-nya.

Keesokan harinya aku kaget bercampur senang, ada notifikasi bahwa permintaanku untuk bergabung di KBM(Komunitas Bisa Menulis) di terima sang admin. Sejak hari itulah banyak sekali tulisan-tulisan yang muncul diberandaku entah itu cerpen, puisi atau sekedar curhatan para anggotanya. Seketika aku minder melihat para anggotanya yang tulisannya sudah sangat apik dan rapih. 

Apalagi sudah banyak diantaranya yang memiliki buku solo ataupun antologi. Satu-dua aku memposting tulisanku untuk dimintai komentar ataupun masukan. Namun sayang tak ada satupun yang kudapat. Mungkin tulusanku terlalu jelek jadinya tak ada yang mau sekilaspun untuk membacanya.

Semangatku kembali pudar, tapi aku tidak mau berprasangka buruk. Mungkin karena tulisanku ditiban tulisan anggotanya yang ribuan itu. Jadilah cukup aku menjadi silent reader yang hanya bisa mengagumi tulisan para senior disana. Lalu pada suatu hari ada sebuah postingan dari Bang Syaiha yang mengajak untuk bergabung di "One Day One Post".

Tak menunggu lama aku segera menghubungi nomor bang syaiha untuk meminta bergabung dengan grupnya yang di singkat menjadi ODOP. Setelah ditanya-tanya alasan saya mau bergabung di ODOP, maka resmilah saya menjadi anggota ODOP Batch 1. Senang sekali rasanya bisa bergabung dengan ratusan anggota lain dari berbagai belahan indonesia lainnya bahkan sampai ada dari negeri tetangga.

Ya itu sangat menakjubkan, terutama setiap harinya bisa seribu lebih chat yang harus kubaca setiap harinya. Mulai dari bercanda hingga serius diskusi tentang kepenulisan ataupun hal yang sedang in.
Rasanya seperti mendapatkan keluarga baru disana. 

Terlebih lagi kita disana saling memberi komentar tapi yang terlebih baik lagi adalah mendapatkan suntikan komentar dari anggota lainnya. Bagi kalian yang membaca ini dan sangat di anjurkan untuk bergabung di ODOP apalagi untuk kalian yang ingin mempunyai keluarga penulis, siapa tahu dapet jodoh disana hehehe(sssttt ini rahasia ya, sudah banyak kok anggota yang cinlok disana hahaha)

Yang mau bergabung silahkan hubungi nomer yang ada digambar. Pendaftarannya masih dibuka sampai tanggal 30 september ini. Salam kangen buat para emak-emak yang suka gelar tiker, emak-emak biro jodoh,anak gadis yang baru sibuk di SMA dan para Jomblo syar'i dimanapun kalian berada.

#edisikangenodop1

Comments

Post a Comment