PUISI - Ketika Cinta Menyapa (Part 2)

Hari ini aku bertemu denganmu.

Kau tersenyum manis padaku.

Entah senyum itu memang hanya untukku, atau kau memang selalu tersenyum begitu saat kau bertugas.

Aku baca nama yang tertera di seragammu.

Melafalkannya berulang-ulang, bak dukun beranak yang sedang merapalkan mantra.

Bukannya aku ingin menguna-gunai mu, tidak.

Bahkan hal itu tak sedikitpun terbersit di benakku.

Senyummu di ujung senja setiap Rabu itu lebih dari cukup untukku.

Pipi tembam Dan senyum tersipu, selalu berhasil membuatku tergugu malu.

Dan kau takkan pernah tahu dalam hatiku bersorak-sorak gembira karena di izinkan bertemu denganmu di setiap Hari Rabu.

#OneDayOnePost

Comments

Post a Comment