Movie Reviews - Fabricated City (2017)





Akhir-akhir ini gue kembali mantengin film korea, setelah vakum selama tiga bulan sejak nonton Descandent Of Sun. Akhirnya gue nonton Goblin salah satu Drakor yang waktu itu lagi happening banget. Sebenernya gue nggak terlalu addict banget sama Drakor, bisa kehitung jari kok Drakor yang gue tonton selama hidup gue yang pertama Full House, Kedua Descendent Of Sun terakhir Goblin yang baru gue tamatin seminggu lalu.

Walaupun gue nonton selalu belakangan alias disaat yang lain udah pada tamat gue baru nonton, karena gue sadar diri kalau nonton Drakor pasti kecanduan karena ada manis-manisnya gitu kalau nonton Drakor. Jadi gue selalu nahan-nahan kalau ada film Drakor yang bagus atau baru. Soalnya akibat Drakor yang kayaknya endless itu bisa bikin ngantuk dipagi hari, melek dimalam hari serta gangguan gelisah berlebihan karena penasaran gimana episode selanjutnya. 

Kecuali film-film yang langsung abis udah nggak terhitng film korea yang gue tonton, kayak film yang baru gue tonton kemarin ini judulnya Fabricated City. Sumpah ini film keren banget! Dramanya ada, Action-nya ada, komedinya ada Thrillernya juga ada. Pokoknya ini paket lengkap deh, nggak akan nyesel nonton film ini.

Bercerita tentang Daejang seorang Gamer tingkat dewa, yang kesehariannya main game di warnet dekat rumahnya. Sebenarnya dia mantan Atlit TaeKwonDo, tapi karena dipecat entah sebab apa akhirnya dia jadi pengangguran dan hilang semangat gitulah dan dia melampiaskannnya dengan bermain game. Suatu hari pas dia lagi di warnet ada telepon masuk di handphone meja sebelahnya, ternyata yang telepon adalah yang punya HP tersebut dan minta tolong dianterin ke apartemennya dengan janji akan ngasih imbalan kalau dia mau nganterin. Namnya pengangguran dikasih duit pasti maulah ya, yaudah berangkatlah dia kesana. Semuanya aman terkendali hingga keesokan paginya tiba-tiba rumah dia digerebek oleh polisi dan menjebloskan Daejang ke penjara dengan tuduhan memperkosa sekaligus membunuh seorang anak di bawah umur. 

Ibu Daejang yang yakin bahwa anaknya nggak mungkin melakukan perbuatan sekeji itu nggak diam aja, apapun dia lkukan dari mulai ngbagiin selebaran yang ngasih tahu kalau anak dia nggak bersalah, demo sendirian siang malam di depan gedung pengadilan sampai bolak-balik ke untuk adu banding. Tapi usahanya sia-sia karena semua bukti mengarah ke Daejang, dan akhirnya Daejang didakwa seumur hidup atas perbuatan yang nggak dilakukannya. Di penjarapun Daejang disiksa habis-habisan oleh para narapidana yang sangar-sangar minta ampun, sampai dia bertemu salah satu napi yang paling ditakutin karena membunuh berantai dan mereka bisa dikatakan berteman dan merencanakan untuk kabur dari penjara. Singkat cerita Daejang lolos dari penjara dan jadi buronan, dia berusaha mencari kebenaran yang terjadi dan mau membuktikan kalau dirinya nggak bersalah. Dibantu rekan-rekan satu geng Gamer yang cerdas di bidangnya masing-masing mereka mencari kebenarannya. 

Pokoknya para pecinta film nggak kan nyesel nonton film ini, walaupun dilihat dari poster ataupun Teaser-nya kurang bagus tapi isinya jempolan. Dont judge film by teh poster ahahaha So happy watching guys..

Pemeran :
Ji Chang-Wook - Kwon Yoo
Shim Eun-Kyung - Yeo-Wool
Oh Jung-Se - Public Defender Min Chun-Sang
Kim Sang-Ho - Ma Deok-Soo
Kim Ki-Cheon - Yeobaekui Mi (beauty of space)
Ahn Jae-Hong - Demolition
Kim Min-Kyo - Yongdosa (Ascetic Yong)
Bae Min-Jung
Choi Gwi-Hwa - chief guard of prison



Comments