Kembali



Kau kembali,
Mengorek lubang yang tertutup.
Kupikir semen tekad itu cukup rapat.
Namun ia begitu mudah koyak.

Bahkan tanpa berpeluh,
Kau bisa dengan mudah membukanya kembali.
Mencabik hingga terburai kembali, kisah lama itu.

Kau merengkuh semua sisa asa yang kupunya.
Bukan untuk kau derita sendiri.
Kau membaginya untukku.

Bodohnya aku bagai pengikut yudas iskariot.
Meski dibohongi, tetap melaju bersamanya.
Walau ia membimbing ke neraka.

Tangerang, 14 November 2017

Gambar dari pinterest

Comments

Post a Comment