Jaga Lisan-Mu


Keep Silent


Kau tahu?
Allah menciptakan segala sesuatu sudah sangat sempurna
dengan sesuai pula kegunaannya.

Contohnya dua mata ini,
Tanpa mata kita tak dapat melihat keindahan dunia ini dan segala isinya.

Lalu apa fungsinya?
Tentu saja untuk melihat bukan?
Ya dengan kedua mata ini, kita perlu banyak melihat disekeliling kita.
Melihat lalu memilah mana yang baik dan mana yang buruk.

Lalu ada dua telinga dikanan dan dikiri kepalamu.
Dua cuping itu berfungsi untuk mendengarkan.
Ya engkau perlu banyak mendengar apa yang ada disekitarmu itu.
Bayangkan saja jika kau tak bisa mendengar sejenak saja.
Kau akan merasa hampa dan sendiri.
Kau tak bisa mendengar kicauan burung dipagi hari.
Apalagi suara desiran angin malam yang terkadang menjadi melody yang berdendang.

Lalu ada satu mulut,
Yang kita harus pertanyakan ialah mengapa mulut ini hanya ada satu??

Padahal tangan ada dua, kaki ada dua, mata ada dua, telinga ada dua bahkan lubang hidung ini pun ada dua.

Mengapa?

Ya benar, karena Allah ingin kita tidak banyak bicara.
Kecuali untuk kebaikan, kecuali untuk berdakwah.
Kecuali untuk sesuatu yng bermanfaat.
Pernah dengar bukan pepatah "Mulutmu Harimaumu" atau sebuah mahfudzhat
"Lidah lebih tajam dari pedang"
Dengan dua kalimat sederhana itu sudah seharusnya dapat kita mengerti betapa berbahaya-nya lisan/mulut-mu itu.

Jadi bijaksanalah saat mengeluarkan kata-kata dari mulut-mu.
Sebelum kau menyesal akan perkataan itu.

Karena kata-kata yang telah keluar dari mulutmu tidak dapat kau tarik Kembali. Jadi benarlah sebuah kata mutiara yang berbunyi "Diam itu Emas"

‪#‎pengingatdirisendiri‬ ‪#‎OnedayOnePost‬ ‪#‎setiapharimenulis‬

Comments

Post a Comment