Riesa Sang Pejuang ALOR



Kebahagian itu sederhana bukan?

 
 Masih banyak banget utang nih di ODOP apalgi arisan masih dua lagi dan akan bertambah satu lagi besok saat hari pengocokan. Sebelum bertambah satu lagi, sepertinya saya harus melunasi satu hutang dulu. Dan untuk mulai tiga minggu yang lalu peraturan arisan berubah, karena negara api tiba-tibe menyerang. Maka yang biasanya satu kocokan itu empat nama sekarang jadi satu nama, sempet bingung walaupun udah pegangan ke tiang listrik tapi malah jadinya butuh sandaran, halah jadi ngawur kemana-mana ini maklum malem minggu coyy :D.

Pemenang Arisan minggu ke lima adalah mbak Riesa, penulis asal Alor ini nampaknya sedang lesu nulisnya karena postingan dibulan april ini saya pantau baru tiga hehehe, sepertinya hampir seluruh warga ODOP Batch satu sih. Karena saya sendiri bulan ini masih agak kendor. Hutang lima postingan malah. Oke fokus to mbak Riesa.

Perempuan bernama lengkap Marisa Ismail ini  selain aktif dalam menulis, ia aktif di kegiatan volunteer untuk Alor. Contohnya #1000BukuuntukAlor dan #1000SepatusepatuuntukAlor nya yang sangat keren. Karena saya sendiri pengen banget bisa bantu mereka yang kurang beruntung seperti adik-adik di Alor sana. Miris memang melihat ketidak rataan masyarakat di Indonesia ini. Ya contoh kecilnya di Alor, saya miris melihat adik-adiktingkat SD yang kebanyakan tidak memakai alas kaki atrau sepatu. Hanya beberapa yang memakai itu-pun hanya berupa sendal jepit swallow.

Saya jadi malu sama diri saya sendiri, dirumah banyak banget punya sepatu tapi jarang diapakai semua. Malu rasanya berasa dapat tegoran langsung dari tuhan.

Malu sering ngeluh karena kurang ini kurang itu, tetapi begitulah sifat manusia selalu kurang dengan apa yang dikasih tuhan. Itulah gunanya kita untuk melihat kebawah, melihat ke orang-orang yang nggak seberuntung kita. Kamu punya banyak baju, lihat yang disana baju Cuma punya satu setel sedangkan kamu mengeluh nggak punya baju baru dan malu karena make yang itu-itu mulu.

Lihat yang dibawahmu itu kecil-kecil sudah putus sekolah, lah kamu masih bisa sampe kuliah tapi malah masih main-main, nggak serius sama studi-mu.

Yuk kita sekali-seklai lihat kebawah, jangan terus liat keatas kita terus, emang nggak pegel itu dongak mulu? Awas keseleo loh. Bersyukur apa yang Tuhan masih kasih ke kita saat ini, masih bisa bernafas sampai saat ini, masih bisa internetan, masih punya orang tua lengkap, masih punya adik dan kakak. Masih punya uang walaupun untk makan pas-pasan. Semuanya perlu di syukuri, yakin deh apapun itu kalau disyukuri akan berkah dan nikmatnya beda banget. Owh iya yang mau berbagi untuk ALOR siapa tau yang baca ini punya rezeki lebih bisa langsung kontak mbak Riesa Ismail, ini no. kontak WA-nya 082170928371.

Sekali lagi aku salut banget sama Mbak Riesa dan tim, semoga menjadi ladang amal ibadah yang terus berlimpah ya. Dan semoga aku punya rezeki lebih untuk bisa disalurkan untuk Alor.

Yang mau tau lebih tentang kegiatan Mbak Riesa untuk Alor bisa mampir di  blognya semoga hati kita bisa terketuk untuk bisa bersyukur setidaknya atau lebihnya bisa membantu saudara-saudari kita di Alor. Keep Walking ya sahabat Alor terima kasih sudah membuka pintu hati saya untuk terus bersyukur pada Tuhan.

Sumber gambar dari Blognya Mbak Riesa
#SetiapHariMenulis #OneDayOnePost #1000SepatuUntukAlor

Comments