Ini cinta, namun telah berakhir.

Aku tak pernah sempat bertanya pada hati yang tiba-tiba begitu merinduinya.

Aku tak pernah sempat bertanya pula pada mata yang tak ingin lepas saat menatapnya.

Hati memang didalam diri. Tak nampak saat ia berdebar-debar karena disisi orang yang dirinduinya siang-malam. Namun ia tak dapat dibohongi.

Jangankan berada didekat orangnya. Melihat gambarnya saja membuat hati menjadi kacau.

Termenung sesaat.
Memerah diwajah.
Menggila di dalam hati.

Bertanya-tanya benarkah cinta semacam ini?

Atau ini hanya luapan nafsu yang kian menngebu??

Sehari, dua hari.
Seminggu, tiga minggu.
Sebulan, empat bulan.
Setahun hingga kini rasanya tetap sama.

Rasa itu masih ada.
Walau telah ditelan oleh masa.

Aku yakin, ini cinta.

Namun,

Harus kuakhiri segala.

Comments

  1. KerennnπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ˜

    ReplyDelete
  2. Jadi inget lagu ME, 'inikah namanya cinta, oh inikah cinta...' πŸ˜€

    ReplyDelete
  3. Iya...cinta memang seperti itu...

    ReplyDelete
  4. Sabar ya anak muda...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  5. Cinta... Aduh.. Apa ya itu cinta?? *sokpolos πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete

Post a Comment