PUISI - Dalam Diam

Bagaimana aku bisa sebodoh ini??
Mencintaimu dengan segenap hati.
Namun aku sembunyikan rapat dalam peti.

Diam berharap engkau mengerti lewat setiap raut wajahku.
Menyembunyikan setiap luapan rasa ingin merengkuhmu.

Membiarkan mata ini yang bicara tanpa mengeluarkan suara.
Apakah kau akan mengerti itu semua??

Bodoh, Bodoh, BODOH!!!!

Mana bisa engkau tahu??
Tapi apa dayaku??
Aku terlalu malu untuk mengungkap semua isi hatiku.
Mengungkapkan bahwa hanya hadirmu yang ku rindu dalam mimpiku.
Bahkan dalam mimpi saja bibirku tetap beku.
Aku mengutuki ketidak mampuanku.
Yang tak bisa mengungkap kata cinta layaknya Romeo.
Atau setidaknya menuliskan surat cinta seperti kahlil gibran.
Aku hanya bisa menungumu.
Mencintai dalam diam.
Layaknya cinta Ali Ibnu Abi Thalib terhadap Fatimah.

Jakarta, 2 Oktober 2016

Comments

  1. Cie yang lagi jatuh cinta, kirim wa aja, Bang. Ahahahaha

    ReplyDelete
  2. Cie yang lagi jatuh cinta, kirim wa aja, Bang. Ahahahaha

    ReplyDelete
  3. Cie.. Jadi pengen pingsan :D

    Typonya ngganggu, Ian!!

    ReplyDelete
  4. Bilang ke dia mas tian, menyesal nanti. Betul an tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha biarlah bun, aku lebih senang di simpan

      Delete
  5. Kl ngga diungkap...jangan nyesel nanti keduluan..hihi

    ReplyDelete
  6. Keburu di ambil orang Mas ian....

    Duh,

    ReplyDelete
  7. Temui saja ortunya dan ungkap semua, ka ian. Ehm,

    ReplyDelete
  8. Iya jangan kelamaan diam ntar keburu diambil orang kata ciani..😆

    ReplyDelete

  9. mencintaiku
    bukan hal bodoh
    wajar dan normal bagi setiap lelaki

    jika menyimpan dalam peti
    jangan lupa dikunci
    agar ia tak terbagi

    tanpa melihat wajah pun
    aku mengerti

    tak perlu luapkan
    aku faham

    matamu
    telah mengatakan

    dan
    aku mengerti

    kamu tak bodoh

    aku tahu
    beku karena malu

    maka
    tak perlu ungkapkan

    tak mengapa bisu
    dalam mimpi

    namun
    tak perlu mengutuk diri

    karena kamu bukan romeo
    tapi Bang Septian

    sudah tak zaman
    surat-suratan seperti Kahlil Gibran

    Jika hanya bisa menungumu
    maka, tunggulah

    Jika mencintai dalam diam
    maka, diamlah

    Jika ingin layaknya cinta Ali
    maka, layakkanlah

    Semoga Allah meridhoi
    niat suci



    #MaafCommentnyaSepertiIni
    #SedangBelajarNulisPuisi

    ReplyDelete
  10. Soal cinta, kebanyakan laki emang banyak diam.. *ehh..

    Tran Ran

    ReplyDelete
  11. Ciyee lagi jatuh cinta wkwk datengin bapanya ka sekalian ngopi 🙊 ehm..

    ReplyDelete
  12. bang ian..jangan disimpan..buruan ungkapkan...

    ReplyDelete
  13. OMG knp pada nyuruh ngungkapin??? itu kan hanya fiksii...

    ReplyDelete

Post a Comment